Heboh Mobil Murah, Apa Kabar Esemka?

Mobil Esemka sempat menyedot masyarakat Indonesia.

Selasa, 3 September 2013, 16:44 Sandy Adam Mahaputra, Fajar Sodiq (Solo)
Mobil Esemka di assembly Solo Techno Park
Mobil Esemka di assembly Solo Techno Park (VIVAnews/Fajar SodiqFajar Sodiq (Solo))
VIVAnews - Pasar otomotif nasional tengah dihebohkan kehadiran mobil murah, yang rencananya mulai dijual bulan depan di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2013.

Euforia mobil murah yang notabene merupakan merek Jepang, membuat mobil buatan Indonesia seperti Esemka mendadak terlupa dan kalah pamor.

Lama tak terdengar kabarnya, mobil rakitan dari PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Esemka ternyata sedang gencar membangun bengkel resmi untuk perawatan dan penjualan suku cadang mobil tersebut. Bengkel resmi itu direncanakan akan mulai operasional pada bulan Oktober mendatang.

Sabar Budi, Humas PT SMK mengungkapkan pihaknya sedang melakukan persiapan operasional  bengkel resmi Esemka. Beberapa daerah, selain Solo, juga akan dibangun bengkel resmi dan layanan purna jual.

"Beberapa daerah yang akan dibangun bengkel resmi seperi di  Madiun, Kediri, Tasikmalaya, Cirebon, Jakarta, Ciamis, Pati, Salatiga, Jogja, Malang, Lampung, Riau, Dumai, NTB, Bali, " jelasnya kepada VIVAnews, Selasa, 3 September 2013.

Menurut Sabar Budi, pemilihan daearah tersebut berdasarkan populasi jumlah pemesanan dari Esemka. Lantaran di daerah Jawa Timur, banyak yang pesan Esemka, maka bengkel resmi juga disiapkan. "Rencanannya setiap daerah akan ada sekitar 2-3 bengkel resmi, " tuturnya.

Menurut Sabar Budi, bengkel tersebut tak hanya dibangun secara mandiri oleh PT SMK. Namun ada juga yang dibangun berdasarkan kerjasama dengan sekolah kejuruan yang berbasis jurusan otomotif.

"Untuk sementara, bengkel akan dipusatkan dulu di Solo. Daerah-daerah lain menyusul. Semua daerah yang akan memiliki bengkel resmi baru melakukan persiapan. Ya, persiapan sudah mencapai 80 persen, " tuturnya.

Dengan adanya bengkel resmi diharapkan bisa memudahkan pengguna Esemka untuk merawat mobilnya dan penggantian suku cadang. "Rencananya bengkel yang melayani purna jual ini juga akan digunakan perakitan. Jadi bisa mempercepat proses produksi perakitan Esemka," ungkapnya. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ridwansyukri
03/09/2013
Pengembangan mobil BBM kita sudah kalah teknologi 30 tahun dari Jepang, USA dan Eropa. hasilnya sudah pasti ketinggalan. Era baru otomotif ialah mobil listrik, kita dan negara2 lain baru sama2 memulai dan kita punya peluang utk untuk maju sejajar dg mrk.
Balas   • Laporkan
Mereka hanya kasi iming2 otomotif murah..setelah Laku,harga dinaikin pelan2..berapa persennya masuk ke negara mereka sebagai pemilik nama dagang..Coba dimulai dr pegawai negeri yg wajib SMK..pasti otomatis akan berkembang...Maju terus INDONESIA yg cerdas!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com