OTOMOTIF

VIDEO: Cordoba, Saksi Sejarah Islam di Spanyol

Masjid terbesar pada masa pemerintahan Abd Al Rahman I.
Senin, 29 Juli 2013
Oleh : Wuri Handayani, Marlina Irdayanti
Alih fungsi Masjid Cordoba menjadi gereja terjadi pada abad-13.
VIVAlife - Setelah Gibraltar, Alhambra, dan Sevilla, satu lagi saksi sejarah penyebaran Islam di Spanyol yakni Cordoba. Provinsi ini terletak di wilayah Andalusia.

Di provinsi ini berdiri masjid terbesar yang dahulu adalah sebuah gereja bernama Visigoth St Vincent. Pada masa pemerintahan Abd Al Rahman I, tahun 784, gereja tersebut diubah menjadi masjid yang disebut sebagai Masjid Cordoba.

Di abad pertengahan, masjid ini menjadi salah satu keajaiban dunia. Keunikannya ada pada desain interiornya. Terdiri atas ruang doa berbentuk persegi panjang yang mengadopsi gaya Masjid Umayya dan Abbasiyah di Suriah dan Irak. Ruang doa tersebut juga menggunakan artikulasi dramatis yang belum pernah ada di masjid lain. 
 
Salah satu ornamen mewahnya terlihat di maqsura, yakni ruang doa yang diperuntukkan bagi para penguasa. Secara visual, ruangan ini dipisahkan dari ruangan doa lain menggunakan sebuah layar. Memberi efek pada keseluruhan arsitektur masjid ini. Kemegahan masjid dapat dilihat melalui video ini. 

Namun, pada abad-13, saat pemerintahan Bani Umayyah lengser oleh Raja Leon Alfonso VII, Masjid Cordoba beralih fungsi lagi. Menjadi gereja katedral, tanpa mengubah sedikit pun arsitekturnya. Meski demikian, bangunan ini tetap diakui sebagai salah satu situs peninggalan Islam terbesar di Eropa. (art)

***
Saksikan terus perjalanan Pelancong Muslim merunut sejarah Islam. Di ANTV setiap Senin - Jumat pukul 07.30 WIB.
TERKAIT