Ini Dia Mobil Buatan Korea Utara

Mereka membuat sebuah mobil mirip Mercedes-Benz E-Class.

Selasa, 9 April 2013, 15:36 Sandy Adam Mahaputra, Herdi Muhardi
Iklan mobil di Korea Utara
Iklan mobil di Korea Utara (Carscoop)

VIVAnews – Korea Utara yang kini dipimpin Kim Jong-un, anak dari mendiang Kim Jong-il dikenal sebagai negara tertutup dari dunia luar.
Bahkan, media sekalipun sangat sulit menembus dan mencari informasi di negara yang kini hubungannya kembali memanas dengan Korea Selatan.

Tapi kali ini yang dibahas bukanlah soal konflik, melainkan sejarah otomotif negeri tersebut. Pada masa Kim Jong-il, ia ingin membuktikan kalau negaranya bisa mandiri dalam segala hal, termasuk industri otomotif.

Dia pun mendirikan perusahaan otomotif nasional yang diberinama Pyeonghwa Motors. Pyeonghwa yang memiliki arti perdamaian, merupakan perusahaan mobil dalam negeri yang didirikan pada 1999, di mana perusahaan ini dibuat pantungan antara Sun Myung Moon Unifikasi Church (Korea Selatan) dengan pemerintah daerah Korut Ryonbong General Corporation.

Tapi banyak yang melihat perusahaan ini hanya sebuah gengsi saja. Pasalnya, populasi mobil di negara berpaham komunis itu terbilang sedikit. Di tengah kondisi sering dilanda kelaparan, sebagian warga di sana tentu saja lebih membutuhkan pangan, ketimbang membeli mobil.

Perusahaan ini mendapatkan hak dan menjadi satu-satunya yang memproduksi, melakukan jual-beli dan menjual mobil bekas di Korea Utara.

Meski mengaku pabrikan lokal, kapasitas produksi mobil Pyeonghwa Motors yang seharusnya mencapai 10.000 unit per tahun, hanya tercapai kurang dari lima ratus unit per tahun. 

Bahkan pada 2003, Pyeonghwa hanya memproduksi sebanyak 314 unit, sementara di 2005 produksi sedikit meningkat, yaitu 400 unit.

Satu tahun kemudian, Pyeonghwa Motors membuat sebuah mobil mirip Mercedes-Benz E-Class, berkat kerjasama dengan Briliance China Auto. Mereka juga memproduksi sebuah van Jinbei Haise seperti Toyota Hiace, dan mobil kecil berbasis Fiat Doblo.

Tapi usaha itu tak juga membuahkan hasil, perusahaan justru makin terpuruk karena tidak bisa lagi memproduksi mobil secara lokal. Mereka pun meminta bahan baku dari sekutunya, China dan Russia.

Pyeonghwa Motors akhirnya menemui 'ajal' pada November 2012. Perusahaan itu mengumumkan akhir dari keberadaannya selama 12 tahun, karena sudah tidak mampu memproduksi mobil.

Doyan Mobil Mewah

Semangat nasionalisme yang didengungkan para petinggi Korea Utara di era kepemimpinan Kim Jong-il sempat dipertanyakan. Pasalnya, Jong-il justru dituding menyukseskan penjualan Mercedes-Benz di negerinya.

Selain menggunakan Mercedes-Benz S 600 Pullman Guard fully customized sebagai kendaraan dinasnya, Jong-il sempat diketahui memberikan 160 Mercedez-Benz sebagai hadiah kepada para pejabat tinggi yang setia kepadanya.

Berbagai pihak menduga mobil mewah itu didapatkan Jong-il dari China, yang merupakan negara sekutu terbesar Korea Utara. Sebab, sebagaimana diketahui PBB telah melarang penjualan barang mewah Eropa ke Korea Utara.

Situasi ini tentu berbanding terbalik dengan nasib perusahaan mobnas (mobil nasional), serta masalah kemiskinan dan kelaparan yang dialami rakyat Korea Utara.

(Sumber: Carscoop, Jalopnik, eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com