OTOMOTIF

VIDEO: Korban Perkosaan 7 Pemuda Mengadu ke Dewan Pendidikan

Kecewa lambannya polisi, keluarga korban mengadu ke Dewan Pendidikan
Rabu, 23 Januari 2013
Oleh : Ita Lismawati F. Malau
Siswi Madrasah Tsanawiyah di Tegal melaporkan kasus perkosaan

VIVAnews - Malang benar nasib seorang siswi di sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Tegal, Jawa Tengah. Bergaul dengan orang-orang yang salah membuat dia menjadi korban perkosaan.

Kisah nahas ini berlangsung pada Rabu pekan lalu, 16 Januari 2013. Saat itu korban diajak dua teman yang dia kenal menemui lima orang lainnya. Di sebuah gubuk, korban kemudian dicekoki minuman ringan yang diduga dicampur obat tidur. Korban pun tak sadarkan diri.

Memanfaatkan situasi, ketujuh pemuda itu diduga memerkosa korban lalu meninggalkannya begitu saja hingga dinihari. Korban lantas ditemukan warga dan keluarga yang mencari-carinya.

Sebetulnya, keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke kantor polisi setempat. Tapi, tak puas dengan gerak polisi yang dinilai lambat, korban diantar ibu dan guru mengadu ke Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Lihat videonya di tautan ini.

Dewan pun meminta agar polisi serius menangani kasus ini karena terkait dengan masa depan korban yang masih di bawah umur. Ini kan awalnya penculikan. Bukan pemerkosaan dulu, tapi penculikan. Anak di bawah umur dan orangtua tidak tahu," kata Dimyati, Ketua Dewan Pendidikan Tegal.

Jika polisi tak kunjung serius menangani kasus ini, Dewan akan membawa kasus ini ke Komisi Nasional Perlindungan Anak di Jakarta.

Korban saat ini menderita syok dan malu kepada teman-teman sebayanya.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found