OTOMOTIF

Mabes Polri Tak Tangani Kasus Penembakan Kombes Dedy

Kombes Dedy adalah ketua tim penangkapan penyidik KPK, Kompol Novel.
Selasa, 9 Oktober 2012
Oleh : Aries Setiawan, Nila Chrisna Yulika
Sejumlah polisi datangi KPK untuk membawa penyidik Kompol Novel

VIVAnews - Markas Besar Kepolisian tidak akan mencampuri kasus penembakan yang melibatkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, Komisaris Besar Dedy Irianto dan menyerahkan sepenuhnya ke Polda Bengkulu.

Ketua Tim Penangkapan penyidik KPK Kompol Novel Baswedan itu terlibat kasus penembakan di Bengkulu beberapa waktu lalu.

"Di sana kan ada atasan yang namanya Kapolda, dan Kapolda punya otoritas untuk menegakkan aturan. Sehingga silahkan Kapolda untuk mencari tahu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Selasa 9 Oktober 2012.

Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, AKBP Herry Wiyanto membenarkan adanya insiden yang terjadi beberapa bulan lalu.

Dalam insiden yang terjadi di Binduriang, Rejang Lebong, Bengkulu itu menyebabkan seorang warga Binduriang, Edi Purwanto alias Bagong, tewas. "Iya benar, Pak Dedy berada di sana," kata Herry.

Sementara, setelah peristiwa penembakan itu berlalu, Dedy Irianto menjadi ketua tim penangkapan Kompol Novel karena kasus penganiayaan yang menewaskan satu orang terkait kasus pencurian sarang burung walet pada 2004.

Saat persitiwa itu terjadi, Novel menjabat Kepala Satuan Reserse Polda Bengkulu.

Namun Herry menegaskan, kasus keduanya berbeda. "Saat itu, Pak Dedy bersama tim diserang oleh 30 orang bersenjata tajam," katanya.

Sementara, dalam kasus Novel, kata Herry, yang bersangkutan melakukan penembakan terhadap salah satu pencuri sarang burung walet yang dalam kondisi tangan diborgol. (eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found