OTOMOTIF

Kapolri Tegur 3 Jenderal Salah Ucap Sertijab

Kapolri geram dan meminta mereka mengulang.
Senin, 2 Juli 2012
Oleh : Ismoko Widjaya, Nila Chrisna Yulika
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo

VIVAnews - Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo menegur perwira yang salah mengucapkan laporan serah terima jabatan. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga perwira yang dilantik salah mengucapkan laporan saat serah terima jabatan.

Mereka yang salah ucapkan jabatan adalah perwira yang baru saja diangkat menjadi Kapolda Jambi, Brigjen Polisi Ade Husen Kartadipoera, mantan Kapolda Gorontalo Brigjen Polisi Irawan Dahlan, serta mantan Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Polisi Bambang Widaryatmo.

Irawan Dahlan dan Bambang Widaryatmo salah dalam mengucapkan laporan "tugas dan tanggungjawab" yang seharusnya mengatakan "tugas dan kewajiban", saat upacara serah terima jabatan di gedung ruang rapat utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 2 Juli 2012.

Akibat kesalahan ini, Timur Pradopo dengan nada tinggi meminta mereka mengulang laporan berkali-kali. "Saya minta ulangi lagi," kata Timur.

Kesalahan Brigjen Polisi Ade Husen Kartadipoera lain lagi. Dia salah sebut, harusnya dilantik menjadi Kapolda Jambi tapi dia sebut Kapolda Bali.

Laporan, janji dan sumpah jabatan, kata Timur, adalah langkah awal dimulainya tugas baru. Oleh karena itu, Timur melanjutkan, seharusnya tak boleh salah dalam melafalkan, apalagi serah terima jabatan ini sudah dilakukan berkali-kali.

"Ucapan itu seharusnya sudah hapal, dan mustinya itu adalah sesuatu yang tidak boleh salah. Itu adalah langkah petama melaksanakan tugas. Seharusnya lafal sertijab harus dilakukan sedangan baik dan benar," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Kesalahan pada langkah pertama mengemban tugas baru ini, kata Timur, adalah cermin bagaimana melaksanakan tugas berikutnya. "Mudah-mudahan nanti tidak terjadi. Menjadi tanggung jawab saya untuk mengawasi," kata Timur.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found