Motor Bebek Matik di RI Terancam "Punah"?

Penjualan motor bebek matik terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

Selasa, 1 Mei 2012, 13:57 Sandy Adam Mahaputra
Yamaha Lexam
Yamaha Lexam (Yamaha)

VIVAnews - Kehadiran motor bebek matik di pasar nasional tidak terlalu signifikan. Motor yang mulai dipasarkan sejak 2010 terus mengalami penurunan penjualan. Mulai dari Honda Revo AT dan Yamaha Lexam.

Lalu bagaimana kelangsungan motor bebek matik ke depannya? Wakil Direktur Presiden Direktur PT AHM Johannes Loman mengakui jika penjualan Revo AT tergolong memprihatinkan bila dibanding dengan tipe motor lainnya.

"Kami masih terus mempelajari pangsa motor bebek ini. Hingga saat ini penjualan Revo AT terus berlangsung dan tidak dihentikan," kata dia.

Pendapat serupa juga diungkapkan, General Manager Promotion and Communications PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Eko Prabowo akhir pekan lalu. Menurut Eko, Yamaha sedang menyelidiki penyebab tidak lakunya Lexam di pasaran.

"Masyarakat kita tahunya kalau matik itu bentuknya skuter bukan bebek. Mungkin itu yang membuat mereka bingung, pasti akan kami cari tahu lagi," kata Eko.

Seperti diketahui, sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Juni 2010. Honda Revo AT yang dibanderol Rp15,8 juta per unit dipatok target volume penjualan sebanyak 3.000 unit per bulan.

Tapi pada tahun pertama diluncurkan, Honda Revo AT hanya mampu mengantongi volume penjualan sekitar 7.724 unit. Angka itu setara dengan rata-rata 1.287 unit per bulan. Artinya, masih jauh dari target.

Kondisi Revo AT kian memilukan setahun kemudian. Pada tahun 2011, Revo AT hanya mencatat rata-rata penjualan 426 unit per bulan. Begitu juga dengan Lexam yang baru hadir pada Januari 2011, hanya mencatat rata-rata 564 unit per bulan.

Catat buruk terus belanjut, baik Honda maupun Yamaha tidak sanggup menjual produknya di bulan Februari dan Maret lalu. Honda Revo AT dan Yamaha Lexam sama-sama membukukan angka penjualan 0 unit. Sedangkan total penjualan kedua motor ini dari Januari-Maret 2012, hanya 36 unit.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tyojogja
27/05/2012
mohon pihak honda dan yamaha harus gencar mempromosikan bebek matic ini sehingga masyarakat bisa tahu keunggulan ke 2 motor ini. jd jangan yg sering diiklankan cm scoter maticnya aja. dari bentuknya aja 2 motor bebek matic ini udah sport banget.
Balas   • Laporkan
gankster.bindoe
05/05/2012
mungkin kurang laku nya penjualan di karnakan kurng nya iklan, saya sarankan beriklan lebih banyak supaya lebih banyak masyarakat yang tau soal nya bebek matic kurang terkenal di kalangan masyarakat, iklan lah satu-satu jalan terakhir...
Balas   • Laporkan
rafimebel
03/05/2012
model nya biasa-biasa aja sih hampir sama dgn model bebek, tidak ada pembeda jadi kurang keren dan harga nya ke-mahhaall..aan.
Balas   • Laporkan
didnot
01/05/2012
ya karena udah jelek mahal lagi... maunya bikin inovasi ternyata malah basi.... mending bikin skuter matic yg murah aja... ntar mobil kan suruh pake Pertamax, pasti bnyk yg balik naek motor lagi... yg penting murah meriah nyampe rumah
Balas   • Laporkan
imamseo
01/05/2012
Model motor lexam nggak bgt, nggak jelas dan nggak lain lain,...
Balas   • Laporkan
pras57
01/05/2012
konsumsi BBM motor matic lebih boros jika dibandingkan dgn motor bebek yg manual, hal ini yg membikin quota BBM jebol. gara2 motor matic byk ibu2 yg beralih dari kendaraan umum ke motor matic.
Balas   • Laporkan
tanpabeban | 01/05/2012 | Laporkan
Mending jebol BBM mas daripada (maaf) "jebol" karena diperkosa di kendaraan umum...
kapolsek
01/05/2012
Skuter matic tanpa porsneling dan body mungil lebih lincah di saat jalanan macet. Harga juga lbh murah dr bebek makanya banyak yg suka.
Balas   • Laporkan
aneh
01/05/2012
ITU KARENA KURANG GENCAR PROMOSI BEBEK MATICNYA...
Balas   • Laporkan
neosack | 17/05/2012 | Laporkan
dasar komentar "aneh" trnyata orng nya aneh.
yengkiyan8130
01/05/2012
motornya kemahalan kali,,jadi nggak ada yg mau beli
Balas   • Laporkan
iya ekeu jg baru tau ada bebek matic
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com