Yang Harus Dilakukan Saat Rem Mendadak Blong

Teknologi rem yang canggih tidak jadi jamin dapat berfungsi dengan baik.

Jum'at, 13 April 2012, 12:36 Sandy Adam Mahaputra
Tabrakan maut akibat rem blong
Tabrakan maut akibat rem blong  

VIVAnews - Kemajuan teknologi dalam dunia otomotif telah menghasilkan fitur-fitur keselamatan aktif seperti rem model ABS, EBD, Brake Assist. Namun bukan berarti rem tersebut tak bisa rusak dan menjadi tak berfungsi ketika kita berada di jalan.

Hal seperti ini tentunya sangat berbahaya dan mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang. Rem yang tak berfungsi ketika sedang berkendara belum tentu menjadi akhir dari hidup Anda. Masih ada yang bisa dilakukan ketika rem mendadak tidak berfungsi.

Dilansir Automotto, Jumat 13 April 2012, berikut ini ada 10 tips aman ketika rem mendadak tidak berfungsi:

1. Tetap tenang

Jika sistem pengereman mobil anda gagal secara tiba-tiba, hal yang pertama dilakukan adalah jangan panik. Tetaplah tenang dan yakinkan diri Anda untuk bisa menghentikan mobil melalui cara lain.

Jangan memperburuk situasi dengan membayangkan sesuatu yang belum terjadi, melainkan tetap fokus pada jalanan di depan anda. Dengan pikiran yang tenang, tentunya akan lebih mudah mendapatkan ide untuk menangani situasi seperti ini. Pastikan juga semua penumpang di dalam mobil menggunakan sabuk pengaman.

2. Tetap mengemudi

Bahkan seorang pilot pun dituntut untuk tetap di kemudi selama situasi darurat seperti kerusakan mesin, kebakaran, kebocoran bahan bakar. Begitu juga dengan situasi ketika rem mobil yang Anda kendarai tak berfungsi.

Pengemudi dituntut untuk tetap mengemudikannya hingga kendaraan tersebut berhenti. Jika Anda membawa penumpang lain, yakinkan mereka bahwa Anda dapat menghentikan mobilnya.

3. Alihkan rute

Alihkan rute perjalanan Anda menjauh dari perkotaan yang ramai atau ke daerah yang lalu lintasnya lebih sedikit. Cara ini bisa meminimalkan jumlah cedera pada penumpang dan juga orang-orang di sekitar jalanan. Itupun jika Anda mampu mengurangi kecepatan kendaraan.

4. Peringatkan lalu lintas sekitar

Cobalah untuk menggunakan semua sumber daya yang tersedia untuk memperingatkan lalu lintas di depan dan juga di belakang mobil Anda mengenai situasi darurat yang terjadi.

Anda bisa melakukannya dengan cara mengaktifkan lampu hazard dan membunyikan klakson, namun jangan pernah mengalihkan perhatian Anda dari kemudi mobil. Berhati-hatilah karena Anda akan banyak melanggar peraturan lalu lintas.

5. Memompa tekanan rem

Jangan pernah kehilangan harapan tentang sistem pengereman mobil. Pompa terus pedal rem untuk membangun tekanannya. Jika beruntung, rem dapat bekerja lagi setidaknya untuk beberapa detik yang mungkin cukup membantu menyelamatkan hidup Anda.

Sekali lagi, jangan pernah melepaskan perhatian pada kemudi mobil ketika tengah sibuk menginjak rem.

6. Turunkan gigi

Pindahkan gigi mobil ke kecepatan rendah, gigi satu dan dua. Pada gearbox konvensional, gigi satu memiliki ukuran yang besar membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan satu putaran dari roda gigi besar, sehingga laju kendaraan akan menjadi lambat.

Jika Anda berada pada kecepatan tinggi (gigi lima atau enam), turunkan secara bertahap hingga mencapai kecepatan terendah. Jangan langsung mengganti ke gigi satu jika tak ingin situasi yang lebih buruk.

7. Gunakan rem parkir

Kebanyakan pengemudi lupa akan keberadaan rem parkir yang dapat membantu jika rem utama tak berfungsi. Rem parkir juga dapat menghentikan kendaraan, tetapi harus hati-hati dalam menggunakannya.

Jangan menarik handle rem secara tiba-tiba jika tak ingin jungkir balik di jalanan. Lakukanlah dengan lembut dan mantap. Meskipun cara ini akan berlangsung sangat lama untuk berhasil, tetapi sangat bermanfaat.

8. Keluar dari jalanan

Mengemudi di jalanan aspal yang konvensional dapat membantu memperlambat laju mobil. Bila Anda menemukan jalanan berlumpur atau jalanan berpasir, jangan ragu untuk melintasinya karena bisa membantu dalam situasi berbahaya seperti ini.

Secara teknis, ketika ban berjalan di medan yang kasar, maka akan menambah gesekannya dan memperlambat rotasi roda.

9. Gunakan gigi mundur

Ketika cara-cara diatas tak mampu menghentikan laju mobil Anda, maka sudah saatnya menggunakan gigi mundur. Ini mungkin cara yang cukup nekat, tapi sangat ampuh.
Cara ini memang dapat merusak gearbox pada mobil, tetapi dapat menyelamatkan hidup pengemudi dan penumpang lainnya.

10. Tabrakkan ke semak-semak

Jika masih tidak bisa menghentikan kendaraan, maka pilihan terakhir hantamlah semak-semak atau pepohonan kecil. Namun, hal ini dapat merusak beberapa bagian mobil yang vital seperti tangki bahan bakar, selang bahan bakar, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu dibutuhkan evakuasi segera setelah mobil berhenti. Kehadiran fitur keamanan lainnya dimobil seperti sabuk pengaman dan airbag akan sangat berguna untuk membantu pengendara untuk melakukan cara ini.

Laporan: Wahyu Prasetyo



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com