OTOMOTIF

Menkeu: Lepas SUN, Investor Bakal Menyesal

Indonesia yakin rencana penerbitan obligasi oleh negara Eropa tak akan berdampak pada SBN.
Sabtu, 29 Oktober 2011
Oleh : Syahid Latif, Harwanto Bimo Pratomo
Menteri Keuangan Agus Martowardojo

VIVAnews - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai investor yang menarik investasinya di surat utang negara (SUN) kala terjadi gejolak perekonomian Eropa beberapa waktu lalu, akan menyesal. Alasannya, tingimbal hasil obligasi Ikat ndonesia saat ini sangat baik.

"Kondisi kita di Indonesia dalam keadaan baik, likuiditas baik, dan itu terbukti dari kita menerbitkan obligasi ritel Indonesia (ORI) terakhir banyak peminatnya," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Jumat malam, 28 Oktober 2011.

Agus menjelaskan, rencana penerbitan obligasi yang kabarnya akan dilakukan oleh Eropa tidak akan berdampak pada penerbitan surat berharga negara (SBN). Pemerintah malahan menilai investor yang melepas kepemilikan obligasi mereka di Indonesia salah langkah karena kehilangan peluang untuk memperoleh untung.

Pemerintah Indonesia, ujar Agus, malah mengapresiasi langkah Eropa yang akan menerbitkan obligasi senilai US$1,4 juta, seraya berharap negara-negara Eropa tidak perlu menghimpun dana dengan bunga tinggi. "Yang harus diperhatikan adalah banyak surat utang luar negeri Eropa yang jatuh tempo dan itu perlu di-refinancing," ujar Dia.

Saat disinggung apakah Indonesia sebagai anggota G-20, yang dinilai memiliki keuangan sehat, akan membeli obligasi Eropa tersebut, Agus menegaskan bahwa saat ini pemerintah lebih berkonsentrasi untuk menjaga perekonomian nasional tetap bagus.

"Itu suatu apresiasi untuk Indonesia dan kita harus bisa menjaga agar ekonomi kita tumbuh dan berkesinambungan,' kata dia.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found