Tips Dasar Merawat Mobil

Tips mudah tanpa harus ke bengkel

Rabu, 7 Januari 2009, 10:05 Zika Zakiya
Aki Mobil
Aki Mobil (http://www.carbibles.com)

VIVAnews - Meski pemilik mobil makin membengkak, tidak semua mengerti bagaimana cara merawat kendaraan dengan baik.

Padahal ada beberapa hal dasar yang harus diperhatikan agar mobil bisa tetap terawat.

Tips di bawah ini akan membantu Anda mengenai apa saja yang bisa Anda lakukan tanpa harus berepot-repot ke bengkel.

- Ban
Ganti ban Anda setiap 5-8 ribu kilometer. Jangan lupa bersihkan bagian brake dust-nya, karena di bagian inilah terdapat banyak kotoran dari aspal atau tanah.

Bila terlalu lama dibiarkan, kombinasi panas dan lembab dari rem dapat memanggang bagian ini.

Cek tekanan ban secara berkala, paling ideal seminggu sekali. Dan jangan sekali-kali berkendara dengan ban botak. Di jalan licin, ban ini
bisa membahayakan nyawa Anda.

- Mesin
Ganti sabuk mesin Anda tiap 25 ribu mil. Pastikan pula belt ini dalam keadaan baik karena bagian inilah yang pertama kali menghadapi
keadaan ekstrem di luar ruangan.

Yang tak kalah penting, periksa level oli dan cairan mesin. Setiap mesin berbeda letak cairan mesinnya. Namun di buku petunjuk saat Anda membeli mobil pasti dijelaskan dimana letak sumbernya.

- Bahan bakar
Bahan bakar beroktan tinggi belum tentu menjamin kekuatan mesin. Maka itu gunakan bahan bakar sesuai tipe mobil Anda.

Bila di buku petunjuk pembelian dinyatakan 'premium', maka gunakanlah bahan bakar itu.

- Elektrikal
Bila Anda ingin memperbaiki sesuatu yang berhubungan dengan sistem elektrik, putuskan dulu aliran aki.

Sekalian juga bersihkan bagian ini, karena benda asing yang menempel akan memperlambat hubungan ke sistem elektrik.

- Lampu

Bila salah satu lampu sen Anda berkedip lebih cepat dari seharusnya, artinya ada lampu yang pecah di dalam. Lampu semacam ini mudah diganti, cukup Anda cari di toko otomotif terdekat.

Bila Anda menggantinya sendiri, jangan pernah sentuh bagian kacanya. Tangan Anda akan menyisakan minyak dan lemak.

Bagian ini akan bereaksi dengan halogen yang terdapat di dalam bohlam. Akibatnya, bohlam bisa pecah ketika Anda menyalakan mesin.  

- Warning Lights
Meski terlihat sepele, warning lights yang ada di dashboard harus terawat. Lampu seperti indikator bensin, aki, atau panasnya mesin, sangat membantu Anda dalam perawatan.

Pastikan saja semua lampu tersebut berfungsi dan menyala sesuai kegunaannya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
acok
15/09/2011
bisa habis tuh duit buat beli ban melulu.apa engga salah, ganti ban tiap 5-8 ribu kilometer?
Balas   • Laporkan
stan
10/09/2010
wah susah kalau bongkar bongkar elektrik
Balas   • Laporkan
melinda
19/08/2010
ban motor saya saja 15 ribu baru ganti... ban mer kapa tuh yang 5-8 rb km langsung botak, bukannya ban mobil lebih awet...
Balas   • Laporkan
Anang
13/08/2010
apa engga salah, ganti ban tiap 5-8 ribu kilometer? bisa habis tuh duit buat beli ban melulu, bukanya tergantung kondisi keausan ban ???
Balas   • Laporkan
aji
29/01/2009
apa engga salah, ganti ban tiap 5-8 ribu kilometer? bisa habis tuh duit buat beli ban melulu.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com